Labuan Bajo adalah salah satu destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Namun, untuk menikmati pesona Labuan Bajo, tentu saja dibutuhkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas. Oleh karena itu, PLN telah meluncurkan layanan listrik tanpa padam atau zero down time (ZDT) di Labuan Bajo. Apa itu ZDT? ZDT adalah layanan listrik tanpa padam yang diterapkan oleh PT. PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Timur di kawasan wisata super prioritas Labuan Bajo. Layanan ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Labuan Bajo yang pada saat menjadi tuan rumah KTT ASEAN ke-42 pada Mei 2023.

Acara syukuran dan serah terima pekerjaan ZDT ini dilaksanakan pada hari Selasa, 30 Mei 2023 di wilayah kerja PT. PLN (Persero) UP3 Labuan Bajo. Acara ini dihadiri oleh Perwakilan dari PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, Perwakilan PT. PLN (Persero) Unit Pelayanan Pelanggan Labuan Bajo dan Perwakilan dari PT. Arhadi Fajar Perkasa bapak Radityo Wijoyo selaku Direktur Utama beserta jajarannya.

Penerapan layanan ZDT merupakan bentuk layanan premium dari PLN untuk mendukung program pemerintah yang menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Kami berharap layanan ini dapat meningkatkan kepercayaan investor dan negara-negara yang berkunjung terhadap kualitas pasokan listrik di Indonesia pada umumnya.

Dalam layanan ZDT, suplai listrik ke pelanggan didapat dari dua sumber penyulang atau lebih yang berbeda dan beroperasi secara paralel. Dengan begitu, apabila salah satu sumber atau penyulang listrik mengalami gangguan, pelanggan tetap menyala karena masih mendapatkan suplai oleh sumber listrik yang lain. PT. PLN (Persero) terus memperkuat sarana pendukung kelistrikan dengan penambahan trafo 30 MVA di GI Labuan Bajo dan juga pembangunan transmisi line GI Labuan Bajo – PLTMG Rangko.

Sementara itu, I Gede Agung Sindu Putra selaku General Manajer PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur juga mengapresiasi penerapan layanan ZDT di Labuan Bajo. Ia mengatakan bahwa layanan ini sangat bermanfaat bagi usaha perhotelan yang membutuhkan pasokan listrik yang andal dan stabil. Ia berharap layanan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan kepuasan tamu hotel yang menginap di Labuan Bajo.

Acara syukuran dan serah terima pekerjaan ZDT ini ditutup dengan berfoto bersama dengan semua Perwakilan dari PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Perwakilan PT. PLN (Persero) Unit Pelayanan Pelanggan Labuan Bajo dan Perwakilan dari PT. Arhadi Fajar Perkasa bapak Radityo Wijoyo selaku Direktur Utama beserta jajarannya serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas selesainya pekerjaan ZDT di Labuan Bajo. Semoga dengan adanya layanan ZDT ini, Labuan Bajo semakin maju dan berkembang sebagai destinasi pariwisata super prioritas yang mampu menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri.

“Di NTT, khususnya sistem kelistrikan Flores, PLN terus melakukan pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT), yaitu 30 megawatt peak (MWp) pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan baterai berkapasitas besar,” ujar Sindu.